Kunjungan Ke Politeknik PU Semarang
STT Sapta Taruna
Kunjungan Ke Politeknik PU Semarang
STT Sapta Taruna
Kunjungan Ke Politeknik PU Semarang
STT Sapta Taruna
Berita

 

Sekolah Tinggi Teknologi Sapta Taruna baru saja meluncurkan unit Tracer Studi yang berada di bawah BAAK dan di kelola oleh satu (1) admin tentunya dimana meneruskan akan segala kegiatan berupa dibawah ini : 

 

  1. Tracer Studi      
   
Tracer Studi

Dikti saat ini sedang melaksanakan upaya untuk merintis kompilasi data tracer study nasional khususnya mengenai transisi dan posisi pekerjaan lulusan PT di Indonesia. Untuk itu sejak tahun 2011, telah dikembangkan suatu sistem online yang dapat digunakan oleh Perguruan Tinggi untuk melacak aktivitas para lulusannya setelah masa pendidikan tinggi, baik masa transisi maupun pergerakan mereka di dunia kerja sampai. Tracer study dinilai penting karena menjadi alat evaluasi kinerja PT dan sekarang telah dijadikan salah satu syarat kelengkapan akreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sebagai kelengkapan dalam dokumen Evaluasi Diri yang diperlukan dalam pengajuan proposal melalui Kemdikbud. Tracer study online Dikti ditujukan untuk melacak jejak lulusan/alumni yang dilakukan 2 tahun setelah lulus dan bertujuan untuk mengetahui: a. Outcome pendidikan dalam bentuk transisi dari dunia pendidikan tinggi ke dunia kerja (termasuk masa tunggu kerja dan proses pencarian kerja pertama), situasi kerja terakhir, dan aplikasi kompetensi di dunia kerja. b. Output pendidikan yaitu penilaian diri terhadap penguasaan dan pemerolehan kompetensi. c. Proses pendidikan berupa evaluasi proses pembelajaran dan kontribusi pendidikan tinggi terhadap pemerolehan kompetensi. Hasil tracer study akan membantu PT dalam mengetahui posisi lulusan yang telah terserap dalam dunia kerja serta menyiapkan lulusan sesuai dengan kompetansi yang diperlukan di dunia kerja. Hasil tracer study yang kemudian dilaporkan ke Dikti akan membantu program Pemerintah dalam rangka memetakan kebutuhan dunia kerja dengan pembangunan pendidikan di Indonesia

 
         
  2. Simkatmawa      
    SIMKATMAWA adalah singkaan dari Sistem Informasi Manajemen Pemeringkatan Kemahasiswaan. Pemeringkatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu institusi yang akan berbanding lurus dengan peningkatan mutu lulusannya.  
         
  3. KIP-Kuliah      
    Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memiliki program Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP Kuliah di tahun 2021 ini. KIP kuliah merupakan bantuan pendidikan perkuliahan yang bertujuan membebaskan pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi dan biaya kuliah atau pendidikan. Tidak hanya itu, mulai tahun akademik 2020/2021 pemilik KIP kuliah juga akan mendapat bantuan biaya hidup yang besarannya berbeda-berbeda. Mengutip Pedoman Pendaftaran KIP Kuliah 2021 dari Puslapdik Kemendikbud, ada tiga manfaat yang diberikan kepada pemegang KIP Kuliah, yaitu: Pembebasan biaya pendaftaran seleksi masuk perguruan tinggi Pembebasan biaya kuliah/pendidikan Bantuan biaya hidup bulanan

 
  4. FHCI      
    Maksud PMMB :
Untuk menjawab tantangan SDM BUMN dimasa yang akan datang, menciptakan SDM unggul dengan kompetensi yang mumpuni melalui Pemagangan di BUMN dan Mencetak SDM yang berdaya saing global.
Tujuan Tujuan :
Menghadirkan Sinergi melalui BUMN Hadir Untuk Negeri, Kandidat rekrutment untuk BUMN terkait, dan Menciptakan SDM yang berjiwa Entreprenuer sesuai dengan kebutuhan BUMN.
 
  5. PKM      
    Dalam upaya mengakomodasi perkembangan ide kreatif dan inovatif mahasiswa, PKM terus dikembangkan dan disempurnakan sehingga mahasiswa mampu mengantisipasi, memahami bahkan berkontribusi untuk mewujudkan tujuan kehidupan dunia yang dicanangkan PBB dalam 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) tahun 2015-2030. PKM juga dirancang untuk mengadopsi teknologi digital yang telah merasuki nyaris di semua sendi kehidupan, oleh karena itu, mulai tahun 2019 diperkenalkan satu bidang baru PKM yaitu PKM-GFK atau PKM-Gagasan Futuristik Konstruktif, dan di tahun 2021 ini, PKM-GFK masuk menjadi salah satu PKM pendanaan berbasis proposal sehingga dikenal dengan PKM 6 Bidang bersama PKM 5 bidang yang sebelumnya sudah ada.  
         
         
         
         
         
         
         
     
     
     
     

 

 

 

 

 

Alamat
Link Terkait